Penelitian tentang Bahan Baku Pulp - Bambu

1. Pengenalan mengenai sumber daya bambu yang ada saat ini di provinsi Sichuan
China adalah negara dengan sumber daya bambu terkaya di dunia, dengan total 39 genus dan lebih dari 530 spesies tanaman bambu, meliputi area seluas 6,8 juta hektar, yang mencakup sepertiga dari sumber daya hutan bambu dunia. Provinsi Sichuan saat ini memiliki sekitar 1,13 juta hektar sumber daya bambu, di mana sekitar 80 ribu hektar dapat digunakan untuk pembuatan kertas dan dapat menghasilkan sekitar 1,4 juta ton pulp bambu.

1

2. Serat Bubur Bambu

1. Antibakteri dan antibakteri alami: Serat bambu alami kaya akan "kuinon bambu", yang memiliki fungsi antibakteri alami dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri umum dalam kehidupan seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Kemampuan antibakteri produk ini telah diuji oleh otoritas yang diakui secara internasional. Laporan tersebut menunjukkan bahwa tingkat antibakteri terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Candida albicans lebih dari 90%.

2. Fleksibilitas yang kuat: Dinding tabung serat bambu lebih tebal, dan panjang seratnya berada di antara pulp daun lebar dan pulp konifer. Kertas pulp bambu yang dihasilkan kuat sekaligus lembut, seperti sentuhan kulit, dan lebih nyaman digunakan.

3. Kapasitas adsorpsi yang kuat: Serat bambu ramping dan memiliki pori-pori serat yang besar. Serat ini memiliki permeabilitas udara dan daya adsorpsi yang baik, serta dapat dengan cepat menyerap noda minyak, kotoran, dan polutan lainnya.

2

3. Keunggulan serat pulp bambu

1. Bambu mudah dibudidayakan dan tumbuh cepat. Bambu dapat tumbuh dan ditebang setiap tahun. Penjarangan yang wajar setiap tahun tidak hanya tidak merusak lingkungan ekologi, tetapi juga mendorong pertumbuhan dan reproduksi bambu, serta memastikan penggunaan bahan baku jangka panjang, tanpa menyebabkan kerusakan ekologi, yang sejalan dengan strategi pembangunan berkelanjutan nasional.

2. Serat bambu alami yang tidak diputihkan mempertahankan warna murni lignin alami serat, menghilangkan residu kimia seperti dioksin dan zat fluoresen. Bakteri pada kertas pulp bambu tidak mudah berkembang biak. Menurut catatan data, 72-75% bakteri akan mati pada "bambu kuinon" dalam waktu 24 jam, sehingga cocok untuk ibu hamil, wanita selama menstruasi, dan bayi.

3

Waktu posting: 09 Juli 2024